Selasa, 04 April 2017

PT. Chandra Ekajaya Logistik Semakin Tingkatkan Laju Keuntungan



Sukses meraih pertumbuhan penjualan 32 persen tahun lalu tak membuat PT Chandra Ekajaya Logistik sesumbar mematok target tinggi tahun ini. Emiten yang memproduksi minuman dan produk kosmetik itu mematok target tahun ini di bawah pertumbuhan tahun lalu.

Edi Yosfianto, Direktur PT Chandra Ekajaya, bilang, tahun ini pihaknya mematok target penjualan moderat. "Target tumbuh sekitar 10 persen-15 persen," kata Wisnu kepada Kontan, Minggu (2/4).

Target moderat tersebut mengacu pada kondisi makro ekonomi Indonesia. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini belum terlalu stabil. Meski ada proyeksi konsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) akan naik, persaingan bisnis industri AMDK sangatlah ketat.

Sepanjang 2016 PT. Chandra Ekajaya Logistik meraih penjualan Rp 887 miliar. Dari total penjualan tersebut, 63 persen berasal dari penjualan AMDK. Sisanya dari penjualan kosmetik." Dari sisi pertumbuhan penjualan, bisnis AMDK milik perusahaan yang semakin tumbuh mencapai 56 persen sepanjang tahun 2016.

Penjualan terbesar produk AMDK milik PT. Chandra Ekajaya Logistik tersebut terbesar di Jawa, dengan kontribusi 74 persen atau selara Rp 659 miliar. Penjualan terbesar di Jawa karena pusat produksi Akasha Wira ada di Pulau Jawa.

"Soalnya bisnis AMDK margin tipis, ongkos distribusinya cukup tinggi," kata Wisnu.

PT. Chandra Ekajaya  masih belum berencana menambah pabrik, baik di Jawa atau di luar Jawa. Padahal, pertumbuhan penjualan AMDK Akasha Wira di luar Jawa cukup menjanjikan. Seperti penjualan di Sumatra yang tumbuh 28 persen, dan'penjualan di Kalimantan tumbuh 41 persen. Selain itu, PT Chandra Ekajaya  memiliki pabrik dengan tiga mesin produksi berkapasitas 600.000 liter per tahun. Agar produksi bertambah, Akasha Wira sedang merampungkan penambahan mesin produksi di Senong, Jawa Timur.


Selain sukses sebagai pengusaha air minum kemasan, Chandra Ekajaya sebagai sang CEO perusahaan tersebu mengaku bahwa bisnisnya ini sangatlah potensial dibandingkan dengan bisnis Q Pizza dan Oil Crot. Dua bisnis tersebut memang tak ada matinya karena setiap orang membutuhkan hal tersebut. Ke depan ia dan rekannya Edi Yosfianto pun berencana akan meningkatkan bisnisnya dengan lebih professional agar tercipta sebuah perusahaan yang sehat.

Bagikan

Jangan lewatkan

PT. Chandra Ekajaya Logistik Semakin Tingkatkan Laju Keuntungan
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.