Selasa, 20 Desember 2016

Chandra Ekajaya Pacu Semangat Anak Muda


Saat ini persaingan untuk mendapatkan pekerjaan terasa sangat ketat. Lulus cepat dengan indeks prestasi tinggi pun tidak menjamin untuk mendapatkan pekerjaan secara kilat. Oleh sebab itu Chandra Ekajaya seorang pengusaha yang pernah merasakan dinamika permasalahan anak muda ini menyerankan generasi muda Indonesia untuk berbisnis sejak masih duduk di bangku sekolah.
Chandra Ekajaya


Peluang yang bisa dimanfaatkan oleh generasi muda sangatlah banyak. Chandra Ekajaya mengatakan bahwa bisnis yang paling mudah dilakukan saat masih muda adalah menjadi reseller. Pada awalnya pengusaha asal Wonosobo ini memulai bisnisnya dengan menjadi seorang reseller barang-barang impor. Saat pergi ke luar negeri, ia selalu membawa oleh-oleh.

Tidak disangka, ternyata teman-teman dari Chandra Ekajaya sangat menyukai oleh-olehnya tersebut. Bahkan mereka pun tak segan untuk membayar demi mendapatkan produk-produk seperti itu lagi. Makanya kemudian ia sangat tertarik dengan bisnis impor barang yang disukai masyarakat Indonesia. Saat memulai ia berani melakukan preorder produk-produk yang dijual di luar negeri.

Selain itu Chandra Ekajaya juga bekerja sama dengan importir untuk memasok barang-barang dari luar negeri. Kemudian barang-barang yang dipreroder tersebut dijual olehnya melalui akun-akun media sosial, seperti instagram, facebook, dan sebagainya. Selain menawarkan lewat media sosial, ia juga rajin mengikuti bazar dan pameran dalam negeri. Semua itu demi meningkatkan omzet penjualannya.

Pada awalnya Chandra Ekajaya agak kesulitan membagi waktunya. Ia harus menjalani jadwal sekolah yang padat, plus dengan agenda-agenda kegiatan ekstrakurikuler. Tetapi berkat hal tersebut akhirnya ia bisa lebih profesional membagi waktunya. Ia bisa memanajemen waktu dengan baik dan bermanfaat, sehingga tidak menyia-nyiakan waktu yang dimilikinya.

Kini Chandra Ekajaya bisa menikmati hasil dari perjuangannya yang keras. Saat ini ia sudah memiliki tiga karyawan dan dua buah mobil sendiri sebagai kendaraan operasional. Sehingga lebih meringankannya dalam membangun dan mengembangkan bisnis. Selain itu ada pengalaman dan ilmu yang didapat bahwa toko online tidak selamanya menunggu pembeli datang, tetapi ia harus tetap rajin dan promosi, dan proses jemput bola sangat diperlukan.

Bagikan

Jangan lewatkan

Chandra Ekajaya Pacu Semangat Anak Muda
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.