Rabu, 21 Desember 2016

Chandra Ekajaya Dan Souvenir Pernikahan


Berdasarkan data yang diperoleh dari catatan sipil, masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang tingkat reproduksinya sangat tinggi. Ini bisa dilihat bahwa Indonesia berhasil naik tingkat dari posisi ke-5 menjadi ke-4 dalam banyaknya populasi. Itu artinya penduduk Indonesia adalah penduduk yang kerap melangsungkan pernikahan. Chandra Ekajaya menangkap peluang dan celah dari fenomena ini.
Yohanes Chandra Ekajaya


Dalam tradisi Indonesia, setiap menyelenggarakan upacara atau resepsi perkawinan, pasti para tamu undangan akan diberi sebuah cinderamata atau souvenir. Souvenir inilah peluang yang digarap oleh ChandraEkajaya sebagai seorang pengusaha yang sudah akrab bergerak di bidang dekorasi pernikahan. Untuk membuat sebuah souvenir yang menarik tetapi berkesan tentu bukanlah kesulitasn yang berarti bagi pengusaha yang banyak ide ini.

Menurut Chandra Ekajaya souvenir adalah simbol atau sebuah wujud ucapan terima kasih dari pengantin dan keluarga pengantin karena para undangan telah hadir dan telah mendoakan kelanggengan pernikahan mereka. Oleh sebab itu souvenir menduduki tempat yang penting dalam prosesi pernikahan, meskipun hanya sepele.

Secara finansial pun bisnis souvenir tidak memerlukan modal yang besar. Menurut Chandra Ekajaya para pengusaha dapat mencari cara untuk tetap kreatif meskipun denan budget yang rendah. Dengan sentuhan yang cukup artsy saja barang-barang bekas yang tidak terpakai pun bisa menjadi souvenir yang berkesan dan mewah.

Pada awalnya Chandra Ekajaya hanya belajar meng-upcycle barang-barang yang tidak terpakai dengan menonton tutorial dari youtube. Setelah praktek dan terbiasa, kemudian ia pun mulai menawarkan dan memasarkan usaha souvenirnya. Berbekal relasi dan jaringan yang bergerak dalam bisnis wedding organizer, maka tidak perlu waktu lama ia pun sudah mendapatkan pangsa pasar yang cukup besar.

Bagi seorang pengusaha yang selalu berpikiran ke depan, relasi dan jaringan adalah hal yang teramat penting dalam membangun sebuah bisnis. Chandra Ekajaya menuturkan bahwa yang dimaksud jaringan dan relasi pun bukan berarti orang-orang yang sudah sukses atau seorang tokoh yang mempunyai pengaruh, tetapi keluarga dan pertemanan merupakan relasi dan jaringan yang sangat penting yang di kemudian hari bisa dikembangkan.

Bagikan

Jangan lewatkan

Chandra Ekajaya Dan Souvenir Pernikahan
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.